Friday, November 12, 2010

cherising emotion "memendam emosi"


Saturday, November 6, 2010

self potrait "colour edition"

Wednesday, October 27, 2010

woman and sense

unfortunately it done far from whaT  i expected...
i wanna something scary,dark but still has an elegant sense..
any one could share with me?... :)

Thursday, October 7, 2010

tarian kusut

Aku ingin bercumbu dengan tubuhku ddalam genangan air,terasa ringan dan tak berbeban.
aku ingin mencium bibirku hingga terasa basah.lembab aku menarik?.
Disana ada yang menungguku,mencium bauku,melambai tangannya dan menanam kaktus atau ilalang.
dengan tarian lemah tangan membentang,kaki ku bersilang.
aahhhh...aku lahir menatap langit.
sunyi dan terik bersama gema suaraku duet begitu sengit,
tak apa-apa bumi ini milikku,Tuhan itu ayahku,kalau nangis tinggal cium namanya.
Aromanya sedatar air mata,rasanya asin.
aku menari lagi...Tuhan,Tuhan,Tuhan.....lalalalala...
Aku ruh mu yang bugil terlentang menjajakan dosa,
aaah lancang?, tidak yang marah marah itu mereka
yang teriak teriak itu mereka,semua dusta,dusta.

Sekarang aku tumbuh menjadi gadis penuh aroma perawan,
mereka datang,mereka datang menjual kelamin dan cinta.
hati-hati,hati-hati...
Tetap saja wanita butuh cinta,tubuh,aroma perjaka dan akhirnya meratap ratap dengan air mata.
aaahhh aku jadi bhikkhuni atau berbakti pada rumahmu didunia sajalah.
tubuhku nanti dinikmati tubuh yang salah,besok tinggal abu abu berlipat dan abu abu kelam dibenam tanah.
gelap,gelap ternyata selaput ini tipis tapi gelap menutup mata tak berlensa,
berjalan terbata bata,kadang meraba.
menunggu hujan menangis bersama.
hatiku tenyata yang terdistorsi .
tak hamil tapi aborsi.




Thursday, September 16, 2010

Tuesday, September 7, 2010

larutan malam dan pil

tidurlah malam sudah dilarutkan dengan pil.
tapi rasa kantuk tak segera menyerang.
tidurlah,tutup kelopakmu,
tak ada yang dirindukan malam ini.Anggap.
Tidurlah, anggap tidurmu menutup gelisah untuk hari esok dan sekarang.
Nada berantakan dengan not not yang datar (hemmh..hemm.hemm...),
nyanyikan untukmu sendiri,memang siapa lagi?
Disampingmu hanya terbungkus plastik fantasi,
beberapa ilusi yang membusuk.

Tidurlah,sekarang.
Tidur,besok lakukan hal yang sama.
Tidur.

Tidur adalah kehidupan untukmu sendiri.
hentikan drama diotak,segera tidur.
Tidurlah,tidur.
Duniamu tak sekeras bangun.
Tidurlah,karena besok harus tidur lagi.

(03:00 ,04juli2010 yogyakarta)

Tuesday, August 31, 2010

Monday, August 16, 2010

serapah kemuka muka penukik emosi.


Disini aku masih menyimpan dendam kepada
para pantek pantek yang menyimpang,
menghilir hulu mataku menjadi buram
sarat dendam.
kutunggu lagi dgn tangan menggenggam,
menyusun ludah serapah
kemuka muka penukik emosi.
Sedikit sugesti aku jd kesetanan merajut akar murka
berindukkan Dajjal.
Astaga!!!,Dunia ku kiamat dalam rujukan sendiri.
buat aku beriman seperti yg kau janjikan akan tentram.
balutan samsara roda kehidupan,aku tertipu.
bentak memberang untuk sadistik kesendirian.

Aku benci perempuan perempuan itu,
kalau semua kubenci gila sudah otakku.
Semua tak bisa dibendung dengan
sepasang pandangan mataku,
bahkan untuk menjeling 90 derjat pun tak bisa.
Apa lagi menangkap tindakan mu sepenuhnya. 
Disini aku tetap merangkap bersama gundah,
karena kau manusia aku selalu menjadi gundah.
Untuk semua perputaran otakku
yang berkelit kisah silam,

Thursday, July 15, 2010

Tuesday, July 6, 2010

06 july 10

Dan suatu saat aku akan lebih memilih duduk juga berjalan sendiri dalam jangka waktu yang lebih cepat.
semua lagu terdengar sama dalam ribuan nada.
lagu yang berubah menjadi melodi sekarat.
berbisik pelan dan begitu lemah tak ada daya.
akhir akhir ini adalah yang terburuk,

kabarku akan selalu mjd kabar angin keluar dari rongga pinus ditengah malam yg kelat,setelah tau kabarmu begitu merobek nadiku. Begitu erat terikat diujung leherku.
Dan setiap hari adalah hari doa utkmu,menyelip kecut menusuk ke gendang telinga Tuhan.
Mungkin Dia takkan pernah menghabiskan 1 poci teh tawar.
Bahkan waktu tak pernah kompromi dengannya.
Dengar ayah?.

 

semua awal lagu untuk kita terlantun begitu sejuk,sejuk dinginnya hari akan menjelang pagi.
aku terlapisi embun ddari tanganmu yang basah,
aku tau kau kedinginan bukan?,bahkan rasanya tak ingin mengajakku merasakan hal yang sama.
siapa bilang embun pagi itu suci dan tak bertanda tanya?.
sebenarnya dia adalah hawa ketidah tahuan,yang membuai begitu nyaman untuk dinikmati.
ia tak bersih seutuhnya,tak juga baru setiapnya.
berbaur dengan udara malam yang menyisakan bau setiap orang,benda dan segalanya.
udara yang mewakili setiap impian juga resah untuk di lenyapkan,dirajut kemnali menjadi oksigen yang segar.
menjelang pagi segera dia membingkai tanpa dosa untuk dipuji.
semua adalah tak ada siapa juga bukan siapa siapa.
hanya diletakkan dalam bola sampah yang pilihannya hanyalah baik dan buruk,antara surga dan neraka,antara kebahagiaan juga penderitaan.
tampak seperti biji kecil yang di guncang dalam sebuah wadah.
Cinta ku selalu biru,
(untuk kekasihku (***8) selalu penuh perdebatan diruang diimensi elektromagnetik yang tak saling bertatap muka,percakapan yang tak perlu,bahasa setan yang menjadi bahasa ibu.)
tanganku selalu beku,
menulis semua tentang ibu,masa lalu
dan pradeo nadi sendiri.

 

Sunday, July 4, 2010

4th july 10

Kalau kamu tau tentang rasanya dihantam waktu,mungkin kau akan seperti aku.
Mengejar,terburu buru seakan- akan hari esok pintu nyawaku tertutup rapat,atau mereka yg disekitarku lenyap.
Lenyap dan takkan kembali.
Lenyap walaupun logika mengacuhkannya,mengukur dari kesadaran juga kekuatan apapun tak kan bisa lagi.
Semuanya tertanam dibumi yg bulat,didalam tanah dan juga masih berpijak.

Aku selalu mengatakan,waktuku tidak banyak.
Sebenar benarnya,waktu diantara kita.
Aku yg akan pergi mendahului,atau aku yg akan kehilangan lagi.
Padahal tadi siang semuanya duduk manis di ilalang liar yg lembut,
tak diduga aku mendengarkan lagu nyanyian hampa,penghantar malam yang kelam.
Bahkan anggrek bulan biru terasa mengitari seluruh halaman.
Kujilat lagi langit,tetap tak bergeming.
Kucubit lagi pohon kaktus,tetap menusuk.
Akhirnya kucabut sendiri pembuluh darahku,darah merah segar menetes dibibirku.
Aku hidup,tetap hidup dan bernafas.
Jantungku tetap berdetak berirama dgn melodi neraka,
entah aku akan disana,atau memang dunia ini adalah dia?.

Aku yg tak pernah dimiliki,
aku yg tak pernah memiliki,
aku yg tak pernah memberi,
aku yg selalu diberi.
Masih menyemai luas yg telah lalu dan hanya berjejak kotor.
Seperti pelacur muda yg menghamba utk melupakan.
Dengan mengatas namakan beranjak terus beranjak dari jurang sempit yg dalam.

Friday, July 2, 2010

menyapa kabar si nyonya mama.

hai nyonya apa kabar?,..
anak mu telah berambut panjang seperti yang engkau inginkan dahulu,
bisikan yang melerai suara gaduh jangkrik malam.
kulitku juga telah memutih seperti kaum bangsawanmu,
mari ajak aku acara minum teh jam 4 sore,
ditaman angrek hutan yang biru membeku.

suara tawa arak mendulang,
mari berdansa dengan tubuh ku yang telah menjadi betina,
hmmmmm......harumnya wewangian kemenyan dicampur melati hitam,sedikit ginseng dari hutan kalimantan yang liar.
bau parfum mu yang tak ada duanya.
kita adalah keluarga dewa,berbeda dunia dan adikku menjelma menjadi bidadari curam neraka.miris!!..












kapan kita akan bercerita bersama?,
apakah kabar kematianmu yang harus menghantarku menggenggam kabar terakhirmu,
kita tak memiliki waktu,dia akan terus ditempatnya.
Berputar layaknya mesin penggiling memipihkan habis yang dilewati.

Baiklah nyonya,seperti perkataan aku tak pernah diberi apa-apa,jadi jangan mengharapkan apa-apa.
Tetap saja tanah mu pernah kupijak dan berbekas,apalagi saat itu hujan deras.
Lecek,lembek.
Sekarang aku mengintip saja senyummu dari sudut ujung mataku.
Mmmmmmm.....
Nyonya, capcay dan ikan asin sambal ijo mu enak loh.

aahh nyonyaaa ini arti ibu untukmu,
Ibu adalah mama,dipanggil mami dan mama.
Terkubur dlm gravitasi,
dgn tanah pemakaman yg mewah dan tubuhmu mengawang diatas tanah,berjejak.
kadang menari dan berjalan.
Awet muda sprti madona,
hanya saja kisahmu cepat membusuk dan penuh titik panjang....
Tak ada lg cerita sampai engkau didalam tanah.Tambh 1 titik dan selesai bersama hujan.

sekian suratku nyonya jelita,
matamu sungguh menjerat memuiakan hati tarasa kecut.

Monday, June 21, 2010

Berbincang

Untuk satu dimensi dengan lantai yang sama,
kita menghadap searah membujur kebarat.
Aku menekan waktu,
dia padat,penuh,aku tak sesak,dan merasa dia berhenti penuh arti.
Empat tangan bertemu dalam satu lipatan.
Empat kaki juga saling meninding dan menyilang.
Kita berbicara selayaknya manusia,
hari yang lelah,tubuh yang letih dan lipatan lipatan yang terus berkelit hingga itu perselisihan, dan penjabaran menuju kemarahan.
Dalam satu dimensi dua tubuh berbalut daging yang sempurna ini.
Masih akan berlanjut roda kehidupan yang sama.
Masih?.

*Dalam tanggal PERDEBATAN,bulan PERTENGKARAN,di tahun saat BERSAMAAN,pada jam TAK BERKETENTUAN*

Suara layu.

Berbicara tentang romania,
aku tak tau sayang.
Apakah tempat itu ada gladiatornya?,atau kuda pegasus?.
Sama halnya benakku yg kacau,
ribuan detik akhir ini begitu melancholis.
Yang hangat terasa sangat menusuk,
dan jiwa pasrah menggema berpencar.

Kalau berbicara tentang vatikan sayang,
aku bahkan begitu putih tentangnya.
Sama halnya dgn masalah baru yang terus mengetuk seluruh badanku,sakit.

Nyanyikan lagi lagu lullaby untukku,
diruang yang dingin,
mungkin digua yg dalam dan panjang,
lagu lullaby yg mematikan,
untuk semua tubuhku yang teriris berantakan,
terhenyak dalam endapan suara falesmu.
Tapi tetap sarat dengan sisi pembunuhan yg tersirat.

Jika aku terus bertanya tentang kota lain sayang,
negara kematian dgn ibu kota kehidupan,
kita berada di dusun awang,
dusun pertanyaan,dusun pencarian,segala dusun sarat dengan setan juga malaikat.
Bagiku juga replika surga dan neraka,dusun yg tak pernah ada.

Entah buku apa yg kau baca,
tempat apa yg kau duduki,
begitu lepas dari semua pertanyaan,
pertanyaan kenaivan dan perasaan gelap yang terus bergulat,terasa kental dipembuluhku,
galau dalam pradeo sendiri.

Aku berbicara dgn diriku sayang,bukan kekasihku,Tuhan,Teman,bahkan Ayahku.
Duplikat Tubuh yg menggerayang.
Kertas yg transparan dengan pena halimun.

Berbicara tentang atlantik sayang?..
Heeh~
tubuhku yg dicermin,seperti kotanya yang hilang.
Terpendam dlm cairan bening,
selamanya? Atau sementara?,
kuharap.

Sunday, June 13, 2010

Balada malam untuk ayah.

Dalam jeritan malam aku meraung mengingat namamu,
selalu,selalu lepas jauh dari mu.
Kenapa?,aku bertanya kepada tuhan
Kenapa tak pernah aku berdiri 5 menit sejengkal tubuhku didekatmu?.
Kenapa aku hanya berani menangis dibalik bantal mengedapkan suara,
Berteriak Aku cinta Ayahku,
Aku selalu bersalah unutkmu,
kelakuan ku penuh nista dan terkadang tanpa sengaja membawa namamu dalam kubangan kesalahan,dicerca juga dihina "dia anak siapa?,orang tua tak becus".
maafkan aku,(aku hanya melirih).

jika langit itu lorong yang panjang,
Besar menggema suaraku,
Aku cinta ayahku!!!,
berikan aku pelukan hangatmu,
Gantikan cinta ibuku yang membayang,
juga istrimu yang menghilang.
duka kita berdua, itu lelucon dari Tuhan.

Tanganku menggeletar merindukanmu,
susu panasku terasa asin,
aku ingat keretakan suaraku membuas saat menghantam nasehat didikmu,
Betapa pembangkangnya aku,
aku akan selalu menangis setelah itu,
Kenapa darah yang sama harus saling menolak,menggelombang menerpa hancurkan karang hati.
Aku marah suara yang tak pernah menyatu,
Aku benci kenaivan anak bapak yang menyebalkan ini.
Aku kecewa tak berani menangis didepanmu.

Percayalah takkan ada kaki Pelangi tersangkut dirumah kita,
Percayalah takkan ada Pagi cerah akan segera datang,
Percayalah gelombang takkan pernah tenang,
Percayalah leluhur di Beijing takkan mengenal kita,
Percayalah takkan pernah tabungan dibank penuh seperti Donald Trumph,
Percayalah Mama takkan pulang,
Percayalah Kota tua akan tinggal kenangan.
Uuntuk semua kenyataan yang kelam,
Percayalah akan aku yang selalu sayang,
Selalu membicarakan tentang sayang kepada papa ku Tatang,
dari anak gadisnya yang nakal dan Pembangkang.

(zhuo AnQi)

Wednesday, April 28, 2010

Luka tersembunyi di sela jiwa jiwa yang hidup dan mengalir silih berganti,
Luka yang tersembunyi,
Tanpa jejak,Tanpa bukti,Tanpa saksi.

Luka yang menyendiri, walau di ucap tak akan berarti.
hanya menimbulkan praduga yang menyudutkan.
Luka yang menanti,
menanti setiap saat untuk siap merebah.
bertambah besar,lebar,dan menjadi mega mega dalam diri.

Luka ini terus mengkaku
membentuk lipatan lipatan seperti jeruji penjara.

Tuesday, April 13, 2010

Berteduh dibawah awan atau berlari dari matahari?.
mengerang takdir atau menepis badai?.
tidak , berlari , berlari  , berlari dengan kaki telanjang dan membawa pisau .
atau membawa jiwamu yang baru terpecah dari lapisan kaca.
kau takut hingga mengintai dari kelambu?.
tunjukkan mata indahmu , kau bisa menyayat mereka.

Lihatlah betapa tengil nya dia ,
aahh.. itu kau yang berkata,
kau hanya manusia yang sama punya usus membusuk , darah perawan ,hingga daki menempel ditubuh.

apa langit mendengar?.
tentu, kabarmu sudah terbawa,
hanya tubuhmu menguap hingga membatasi udara seakan mengendap.
apa ada tuhan melihat?.
haha..ya tentu, jika kau melihatnya juga.
apa kau tidak takut terkikis dengan bencana?.
jangan kau tanyakan.
dan juga jangan tanyakan berdoa untuk apa,
kau berdoa untuk perlindungan ?,
itu hanya sikap naiv yang hanya tau meminta.

Siapa dirimu yang meminta?.
apa pantasmu mengambil?.
bisikkan pada kau yang terbungkus dengan sampah kesucian.
ya , tiap hari aku memaki, memaki entah siapa yang kumaki.
kumaki dengan bayangan sekelompok yang di blur.
membekas , menghitam , di langit langit,
menyeruak di rongga mulut.















Tuesday, March 30, 2010

self potrait




Friday, March 26, 2010

.......

Tuhan apa jenakamu untuk ku pagi ini tidak keterlaluan?..
aku hampir tidak lagi bisa menyapa matahari pagi dihari sabtu esok.
Apa aku yang tak bisa menjaga pemberianmu dengan baik sehingga kau murka?.

Aku merasa sangat benar-benar tidak baik sekarang.
Selama ini aku terus berpikir agar tugasku sebagai anak bisa cepat dilaksanakan.
karena aku tahu hari ini pasti akan datang juga.

apa begitu menyenangkan mengambil nyawa manusia yang benar-benar menginginkan hidup ini ,
tapi kau sepertinya memalingkan muka dan enggan melihat.

aku tak ingin semua ini berekhir begitu saja,
susah sekali jika harus mengulangnya dari awal,
ataupun takkan pernah lagi.

hidup di alam yang kami sebut dunia,
bukanlah hal yang mudah juga menyenangkan.

aahh aku malas berkata-kata lagi.

aku mencintaimu tuhan seperti ayahku ,
dan Aku ayah impianku saat ayah sejatiku tak sedang berada dekat dengan ku.
Aku harap aku masih bisa berbicara denganmu.
Biarkan air matamu menjadi tudung saat ku kering ,
Aku mencintaimu Ayah yang menjadi Tuhanku.





Monday, March 22, 2010

sekuel manusia. ( humsn sekuel)



Saat pagi menjelma dan  hari silih berganti,
aku menatap langit , sungguh ricuh hari ini.
tawamu , candamu , tangismu menghiasi alur cerita.

apa yang terjadi jika kau hidup tidak bercinta?
Apa yang akan kau alami jika semua penuh duka lara?.
Kelam , kalut , resah , gelisah hati bagai dihujam pedang bujana.
Kau menagis , meringis , hingga matamu membengkak leluasa,
dan mukamu seperti orang gila dengan rambut mengerbang layaknya seorang pertapa.

Apa harus menjadi seorang manusia sejati,
Tapi tak pernah ada arti yang pasti.
Kau membuatku bingung , aku hanya bengong,
tertegun menelan ludah atau memberontak tanda pasrah?

Berjenis manusia aku temui,
membentuk ribuan karakter dalam diri.
Badan membelok kekanan dan kekiri,
mencari-cari tempat dan penopang untuk berdiri.

Aku manusia yang hidup di bumi pertiwi,
terkekang norma tak berarti,
ketakutan selalu menghantui , persetan bibir indahmu (sucikah kamu?)
Terbungkus indah elok tubuhmu , dengan berbagai pernak-pernik
menandakan betapa sucinya penampilanmu.
aku yang hampir tak berbusana , kau cibir dengan hina.
tak lebih kutuk dan laknat mendera batinku.
Tapi tak cukup bisamu untuk meluluh lantahkan jiwaku yang terbusung gagah.

Keluh kesah mengeriang berirama dalam bola semesta.
aku yang miskin meminta harta,
dia yang kaya penuh problema.
Tak menyadari hakikat diri,
terus terbenam dalam nafsu duniawi.
Selalu mengaku jiwa yang sepi,
hidup kesendirian dalam timbunan manusia tertinggi.
cuiiih.........jangan biarkan ludahku menyentuh tanah ,
atau berkata terasa menindih hati hingga terluka.
Dunia takkan pernah membiarkan kita menyendiri , hingga kau mati atau bereinkarnasi.

Ringannya jiwa , kosongnya otak , butanya mata , pekaknya telinga dan tebalnya daki,
membungkus raga dan jiwa dalam kain kedustaan , mengerutkan nurani sendiri.

Kelam kalut otak manusia,
kerlap-kerlip  hati terbawa.
Ada yang perduli , meratap diri , berjuang untuk yang disimpati,
bahkan tak menoleh membentengi diri hingga melacur diri.


Mengatur hidup menjadi bebas,
tapi rasa takut tak pernah lepas.
merasa diri cukup perkasa dan kuat,
saat jatuh terhempas, coba kau lihat?
masihkah kau memuja sahabat yang kau panggil saudara sehati itu?
masihkah kau menulis sajak tentang arti hubungan kalian?
tentang siapa kamu?.
berdendang dengan arak saat sedih menerpa,
tapi itu kau jarah tak keluar dari keringatmu.

Jangan buatku tertawa,
aku menutup muka karena melihat masa lalu pribadi.
ingin menegur tapi kau mengindahkan ku pasti.
Cepat sajalah lelah kau menikmati harta,
menari lepas diatas meja.

Hingga aku menulis,
Jujur aku tak mengerti maksud dari tulisanku.
hahahha......











Monday, March 8, 2010

beda atau sama?



Aku berada dalam wilayah kumuh,
terjepit dua pagar emas,
tak cukup ruang untuk kaki ku menjulur,
tak cukup juga untuk tubuhku merebah.

Hanya bisa merapat , tangan kiri dan kanan.
berjalan memiringkan badan,
untuk keluardari celah itu.

Aku juga bagian darimu,
hanya saja peranku untuk menghiasi panggung ini agar lebih bervariasi.
Aku juga sama sepertimu,
tapi jika aku bingal mungkin aku hanya butuh sedikit,
sedikit kehangatan seperti yang kau dapatkan.

Sebenarnya aku sungguh ingin tersenyum padamu.
tapi sedikitpun kau enggan menoleh.
Andai kau tahu mirisnya hatiku,
kau akan genggam tanganku, merangkul pundakku
walau penuh korengan , debu , dan bau yang tak jauh beda dengan sampah di selokan.


Aku berada dalam wilayah kumuh,
terjepit nasib dan kekuatan.
air diselkan sudah seperti air mataku
bau yang tercium menjadi parfum tubuhku.

aku sungguh ingin tersenyum padamu.
berduka hatiku hanya ludahmu yang menyapa celah sempitku ini.

Wednesday, February 24, 2010

TERSENYUM SAJA AYAH.


Ayah, biarkan aku berjalan dengan sendirinya,
memilih nama-nama jalan yang terpajang di satu tiang.
apa kamu malu ayah?, atau tak ingin melihat ku menderita lagi dan cepat bahagia?.
Aku berbeda ayah, sejak dilahirkan aku berbeda,
aku berbeda dari kumpulanku sendiri,
kadang aku sembunyi dibawah meja,kepala ku menunduk,
kadang aku ingin memberontak dan mengatakan jangan bedakan aku.

Biarkan aku pergi mencari kumpulan yang kuinginkan ayah,
saat ini memang tak ada yang bisa kamu banggakan,pada sahabatmu, keluarga,atau bahkan pada dirimu sendiri.
Kadang aku menangis melihatmu bingung,
bukan maksudku ayah, bukan.

Ayah dengarkan gadis kecilmu ini mengoceh.
ayah aku punya arti hidup yang berbeda,
aku tau mungkin kamu kurang suka,
tapi aku akan lebih tidak suka dengan diriku sendiri.
ini pemberian Tuhan kepadaku ayah.
aku lahir memang berbeda,
setiap manusia yang lahir tidak ada satupun aturan yang menyelimuti,
begitu juga aku.
tapi kumpulan manusia yang tidak tau daging nya dari mana,membuat semakin parah.

Ayah aku ingin bercinta dengan impianku,
bukan bercinta dengan manusia dan menjalani fase kehidupan yang tak kuinginkan.
bercinta manusia adalah bagian dari hidupku,
tapi bercinta dengan impian dan membuatmu tertawa adalah sepenuh hidupku.
tujuan hidupku,yang selalu membuatku berdiri tegak,walau kaki ku tertembak aku tetap merangkak,menyerepet untuk impian ku dan untukmu.

jahatku adalah aku
baikku adalah kamu ayah.

ayah, jangan pernah menyalahkan dirimu jika aku kurang beruntung,
jangan menangis jika aku jatuh,
jangan sakit hati jika aku disakiti.
tersenyum saja untukku ayah,

jangan lagi berjuang untukku,
tersenyum saja untukku ayah,

jangan menolak pilihan ku,
tersenyum saja ayah.

jika aku tak ada semangat dan jatuh,
jika aku menangis hingga meraung,
jika sakit hatiku dan kecewa,
itu semua hanya kurang senyummu untukku.


Ayah, aku sekarang sedang berjuang
tidak pernah ada yang mau menghargai dan menoleh pandangan mereka saat kita sedang berjuang,
yang mereka tahu hanyalah saat kita berdiri didepan panggung.
sekarang akus ama seperti mu dulu ayah,
aku tau deritamu,sakit hatimu,tangisan mu yang merindukan kampung halaman,
bekas luka ditubuhmu dan otakmu yang luar biasa cerdasnya.
aku ingin kamu kembali merasakan masa mudamu yang lalu, kuyakin pasti kamu akan sangat merasakan kepedihan ku ayah.
Aku berjalan seolah-olah sudah tertancap peluru di dada dan darah mengalir deras,
namun aku tetap berjalan.
sekarang aku tertatih-tatih menahan perih
janagn sampai aku mati dilantai beralaskan duri ini,
membuat ragaku juga merasakan.

Kata-kata mereka bagaikan peluru,
sudah menembak ke arahku untuk sekian lamanya,
dan untuk sekian lamanya aku menutup luka itu dengan tanganku.
agar kamu tak melihat, dan juga menahan derasnya darah.

Ayah,...tersenyum saja untukku..

Diriku saja yakin akan membawa mu kedunia fantasi ciptaanku,
aku akan tidur dipangkuanmu sambil merasakan angin lembut dan wewangian di hamparan padang bunga.
saat itu selesai tugasku dari Tuhan.
nama cina ku berarti "kiriman"

aku adalah kiriman Tuhan untukmu ayah,
untuk membuatmu melepas lelah di usia tua,
dan merasakan bahagia sebagai manusia yang memiliki anak.

Tersenyum saja  untukku ayah,
Tersenyum saja..

 

Tuesday, February 23, 2010

Pemberian




Friday, February 19, 2010

waktu yang merambat

Hari sudah siang,
teriknya matahari membalut hawa ruangan kian gerah.
dan sekarang pukul dua, mataku terkantuk-kantuk hampir menghantar mimpi.
Otakku terasa lelah, seperti kereta api yang masih ada cerobongnya.
Penuh,sesak oleh tumpukan kartu berisi agenda dan juga masalah.
jika benar harus ada Pak pos yang khusus mengantar surat untukku,
lelah lah pasti dan tak berkesudahan.

Hari makin siang dan beberapa jam lagi membenamkan matahari dari langit kota ini.
Memikirkannya saja sudah kalut,
banyak yang ingin diselesaikan.
ini fenomena alam buatan manusia sendiri,
Berputar,melakukan ini itu seperti tak pernah ada yang akan mengambil nyawa.

semakin terik saja,sepertinya matahari semakin bergembira akan masa dinasnya.
senang kah kamu hari ini ri?.
berbinar matamu hingga menghanguskan daun pohon, dan kulitku.
harusnya suasana hatiku ini sedang hujan,
takkan cepat memanas dan sumpek.


ingin kulukis hatiku yang serabutan.
serasa ingin mengerang, teriak hingga memuntahkan semua kotoran pengganggu.


duuuhh aku kira udah lama dan akan segera mengganti background dilangit...
masih lama ya ri?....



Fantasi basa basi


Tak terjamah sedikitpun rasa.

Tak terangkul lerung hati yangg penuh cinta.
Ini berarti kosong,ini berarti tak ada.
Hamparan padang kering yg membuatku seperti ini,
memaksa otak berimajinasi,dengan dimensi yang berbeda.
Fantasi hanya basa basi.
Tersenyum,menangis,dalam kotak emosi.
Aku tak sedang meneguk ekstasi.
Tapi Sadar tanpa hati.

Permainan yang berbahaya,jika salah hancur semua.
Kering kerontang kerongkongan menelan ludah,
pasti sakit rasanya bukan.
"Terpaksa", diri pun mengeles.
Tapi siapa yang tahu manusia, sekalipun dia dewa.
Siapa yang bisa mencium naluri duniawi,
tak berbau seperti parfum ataupun arak.



Tak ada yang bisa menebak,
memegang otak sempurna manusia
dan kadang fantasi tak bisa dibedakan dengan realita.
Tersenyum, menangis dalam kotak emosi.
fantasi hanya basa-basi bukan?.


Perasaanku sendiri mulai mengiba,
mata terpejam menahan perih,
"Jangan keluar,jangan keluar"
Perasaanku sendiri mulai mengiba
mengiba,mengiba,mengiba,
"hahahaha..."otakku berimajinasi memenuhi kotak emosi
luapan fantasi,
aku terbang dan terhempas meremuk jiwa,
teremuk jiwaku tapi mengambang kelam kabut didunia fana.

















































Wednesday, February 17, 2010

bualan hati


hari ini hujan..

aku membayangkan kau ada disampingku sayang.

hari ini hujan...
aku memandang wajahmu dalam tiap titian air yang turun.


sayang hari ini hujan..
hangat pelukmu melepas lelahku.

hari ini hujan sayang.
berkah Tuhan untuk tanah yang kering
sama sepertimu sayang.
aku basah penuh dengan cintamu.

begitu dingin sayang , aku ingin telapakmu yang sedikit kasar dan besar memelukku lembut.
Tapi sayang, jika aku benar didekapanmu air mataku tak berhenti keluar.
aku tak menyalahkan goresan sejarah dimasa lalumu,
aku menangis untuk awal perjuangan yang penuh senjata berbisa untukku dan untukmu.

hujan sedikit reda,
aku pun tertidur dalam bualan hatiku sendiri.
Terima kasih sayang.
cukup aku yang tahu.













Friday, February 5, 2010

Ini aku Tuhan




Tuhan,izin kan aku berdoa dgn memanggilmu dgn kata 'kau'
Tuhan,jika kau ada..dibaca ya..

Tuhan..jika kau ingin aku tumbuh menjadi gadis yang bijak..maka kuatkan lah..

Tuhan..jika aku terlalu lemah,berikan kekuatan untuk ku..

Tuhan,bukan aku menghujatmu mengatakan kau tidak ada..tapi hati ku yang hilang,perasaan ku yang kosong..tak bisa menemukanmu..

Tuhan,aku lelah untuk menyalahkan siapapun,dan juga kamu..
Karena aku akan salah jika melakukan itu.

Tuhan,tunjukkan aku arti normal dalam setiap tingkah ku..
Arti normal untuk hidupku..

Tuhan,aku jenuh untuk terus tertawa dengan menahan tangisan.
Aku jenuh untuk merasakan keramain dalam kehilangan jiwa ku.

Tuhan,susah ya..harus berjuang dalam kesendirian.

Tuhan..bagaimana aku bisa menyelamatkan adik kecilku,jika keadaanku begini..

Tuhan,bisa kah kau menyentuh pipiku saat aku membutuhkanMu..

Tuhan,semakin melangkah..aku semakin hilang..

Tuhan,izinkan aku melihat mereka yang kusayangi..

Tuhan,yang kuinginkan hanyalah kekuatan saat tidak ada yg menopang ku berdiri,
dan tak ada lagi tangisan gadis kecil dimalam hari saat ingin tidur.

Aku jenuh terlihat kuat dengan kelemahanku.

Aku jenuh dengan diriku yang penuh tipuan..

Monday, February 1, 2010

i'm princess . 'im the prince..

god , how stupid i'm..
God how sin i'm...
pardon me for everything ,..

midnight i'm afraid , midnight u seem so weird..
Midnight but u're closer one , midnight is united with my body.
ignore u just like i'm living within or without u.
i wish the wind will blowing me to somewhere i keep wishper to my soul..
less power , still struggle....
and i'm stronger . but all full obstacle..

all the rules , and the right..
yeaahhh..i'm screaming with flaty face.
i'm crying ,  the body keep bleeding..
drawn the name i hate , i love , and i miss..

Im the princess
im the prince

im ur left..
N im ur right..

Even i take the sun
n hold the moon..
My foodsteps on the ground
than push hands up touch the cloud..

The symetris of life,make ur line seems spiral.
Dividing the black n white..
Among the thicky smog..

Saw the tiny tornado was sweeping the leaves.
In a moment clear my sin.

I could count math,but too idiot to analyzing..
I stand up in the middle..
Let u gauge it which is perfect as u will.
I let the time driving my mind.
I let ur heart feel my soul.

Juz one message..
I Made this for you both.
Coz' im ur daughter ,also ur son.
Im one..n juz one.

i born as u wish and i die for ur bliss...







Saturday, January 30, 2010

am i created u god or u already been?..

jika ini Tuhan yang mengatur , ya mungkin saja....
jika ini kepercayaan mu ya silahkan saja..
aku hidup berbuat seakan akan aku akan hidup lebih lama ,
aku berfikir seakan akan waktuku sebentar lagi..
aku bermimpi seakaan akan aku akan hidup lebih lama ,
tapi jika suram mendekat aku merasakan kematian yang kian meraba jiwaku.

ini hidup.
dan kadang berteriak " AKU HIDUP!!" ,  atau " AKU HIDUP???"
kadang jiwa , fikiran dan bahkan raga kita tidak menyadari bahwa kita benar-benar ada.
tidur , bangun, jalan , berlari , memaki , melihat , berciuman , berpelukan , memukul , semua kita lakukan dan berlalu begitu saja.
Hidup dengan keinginan masing-masing , mencari impian masing-masing , dan gairah hidup masing-masing.

jika berfikir aku umur panjang , aku berbuat tanpa batas,..
jika berfikir kapan aku musnah dan mati , seolah -olah bertanya "ngapain aja?., "
Jangan memaksakan aku berfikir tentang akan Tuhan...
Dia abstrak , Dia misteri yang dimisterikan , Dia sama dengan perasaan cinta, yang tak bisa disentuh dan bagian mana yang harus disentuh.

Bukan aku tak percaya Tuhan ,
disaat aku ditinggal sendiri aku tidak benar-benar merasa sendirian.
ada yang putih , seperti angin , tak berwujud , yang merangkul tubuhku dan merangkul tempat dimanapun aku berdiri , duduk , jatuh dan tidur.
Hanya dari dulu aku diajarkan kalau disini ada Tuhan ki,
baik....dan semua tertanam , sehingga aku bisa menciptakan seperti apa Tuhan itu...
itu ciptaan ku atau yang telah tercipta...
bukan begitu?....
*aahh, jangan difikir terlalu dalam , kau akan gila
tapi tak bisa juga menelan bulat-bulat*

jika ingin berdebat denganku tentang Tuhan , ku akui saja , aku sedang tidak ingin , dan memang tidak ingin ,
ini bukan sesuatu yang patut kau marahi , tegur , dan anggap sampah.

lupakan sejenak tentang masalah itu.

.....................................................................................................................................................
to be continued











Friday, January 22, 2010

apa itu hitam dan putih

Semua bisa berbicara , semua bisa berpendapat dan semua menganggap diri sendiri yang terbaik dan terunggul.
Walau bibir mengucap aku hanyalah manusia biasa, tetapi dalam hati setan membisik "heh , aku lebih baik dari dia".
apa ukuran dari sebuah perbuatan jahat dan ukuran sebuah perbuatan baik jika memang beralasan untuk berbuat demikian.
kau bisa saja mengatakan aku jahat , tak berotak , binal , jalang dan apapun persepsi negatif yang kau timbulkan dari diri ku. tapi siapa dan dari mana kau bisa mengatakan hal itu buruk jika hanya mengambil kesimpulan dari opini dan pendapat pada umumnya. begitu juga sebaliknya.
jika ada sedikit saja perbedaan dengan  lingkungan yang kau ciptakan maka aku akan menjadi orang terbuang yang siap kau vonis dan bungkam mereka dengan bualan mu.

dunia ini tidak ada setan , juga tidak ada malaikat.
yang ada manusia sendiri yang mengambil kedua peran itu.

aku percaya karma tapi aku tak percaya agama.
mungkin aku masih mengakui keberadaan semua ini.
lagian mempersalahkan ada agama atau tidak sepertinya pembicaraan yang buang waktu dan bukan urursan hidup atau mati.

jika kalian mengatakan aku sesat, apa kalian yang katanya memegang teguh agama tidak sesat sama sekali?.
Pengertian sesat itu terlalu luas , tidak hanya bisa melihat alur berubah dan kalian mengatakan sesat.

Lucu sekali dan ini lah yang pada umumnya menjadi "prinsip" pada umumnya,
jika seseorang itu awalnya dianggap positif namun ada satu hal yang menurut mereka tidak bagus maka pandangannya berubah drastis..
hahahha....masih banyak sisi lain yang bisa dipertimbangkan, jika tak suka sisi buruknya liat saja sisi bagusnya..kenapa harus terus mencibir seolah-olah kau malaikat tanpa cela , padahal kau lah yang penuh belatung.

kenapa orang pintar jika sedikit "nakal" , akan keluar pendapat " sayang yah!!, padahal, ..........."
kenapa memandang sesuatu itu harus penuh perasaan, jabarkan saja dengan logika. akan lebih mudah dan tidak rumit.
apa yang disebut sempurna , baik, buruk , setan dan malaikat.

jika menonton film, atau membaca novel.
kamu lebih suka orang jahat atau baik?...

kalau aku dua duanya...
jika orang jahat itu cerdas :)

 



Wednesday, January 20, 2010

Pemberontakan ( nafsu,emosi dan kosong)




ini pemberontakan.
Jiwaku menyerukan ini pemberontakan.
Seutas tali yang menegang dan hampir putus.
Kubik kubik kecil,itulah bentuk pikiranku.
Tak ada lagi hati nurani,seakan mengatakan ini perbuatan jalang,sampah dan tak ada guna.

Bukan lagi suatu kebingungan,tapi rasa kosong dan ketakutan.
Liar,brutal,bermain dgn rasa senang..

Kukatakan ini pemberontakan,karena sebagian diriku masih enggan melakukan.
Ini pemberontakan,
hina dan terkutuk.

Tidak hanya rasa nafsu dan emosi semata,..

Asa membantu, terkutuk dan membentuk dalam kesunyian menusuk..
Didalam lubang jati terkubur,menggali liang dan semakin hancur..

Dunia terlihat menawan dalam sedetik,
tak menjadikan aku manusia dalam kumpulan distrik..
Kau tertawa,mereka membahak..
Kau tersenyum,aku terhenyak..
Berputar, keliling, memutar,menjeling..
Yang hitam bukan aku, yang putih juga bukan milikku.

Friday, January 8, 2010

cinta kedua


merangkai kata bukan keahlian ku ,
menyebut cinta juga bukan ingin ku.
tak ingin berdosa juga tak ingin ternoda.
bukan maksudku memberimu kasih ,
bukan inginku memberimu perih ,
tapi ini menjadi kisah tersedih.

bermain dengan angan ,
menangis dengan kesendirian ,
tersenyum dalam kebuangan ,

aku berjalan dan menjadi setan,
tanduk yang tak kuingin kan
tumbuh subur seiring waktu berjalan.
aku berfikir tanpa tujuan ,
impian yang kuinginkan
hanya menyisakan padang kesengsaraan.

sesak dan penuh.
lama-lama asa pun  menjadi jenuh.
susah jika satu harus menjadi dua ,
karena dua beda dunia.
antara sedarah dan asmara
dan aku jatuh ditempat berhala.

satu jatuh tiga berasa,
dua tetap dua,
tapi yang satu disimpan saja.
dua tetap dua,
menafik jika aku mengaku telah tiada.

Gambar nya udah lama dibuat , puisi nya baru sekarang..hehehehe....








Sunday, January 3, 2010

silent

my feelin' rite now



Friday, January 1, 2010

I lost my soul.




Bukanny tidak ingin hidup dengan baik dan tanpa beban.
Tapi benar benar tidak mengerti bagaimana cara hidup yang normal.
Bukannya suka hidup dengan selalu terperangkap masa lalu dan kesedihan.
Aku cuma tidak ada orang yang bisa membimbingku kearah mana yang benar,
rasany benar benar dalam kebingungan yang konyol,
dan tidak ada lagi yang bisa dipercaya.

Kejadian itu sangat membuatku terpukul, tapi aku masih bisa bertahan karena ku kira masih ada yg bisa kupercaya.
Tapi semuanya sama saja.

Tidak ingin keadaan terus menerus seperti ini, kau tau..ini sangat menyiksa..
Kau bagaikan dialam yang sangat berbeda, hati dan jiwa mu melayang kosong dan hampa..
Matamu hanya menyiratkan tatapan sayu dan penuh derita.

Betapa sulitnya berjuang sendiri,tanpa ada orang tua berada disamping, kakak, paman atau apa pun itu.
Aku kira aku sangat kuat, karena dari dulu bisa bertahan dari omongan omongan meremahkanku, tatapan sinis, dan tindakan yang memperlakukan ku orang yang menjijikkan.
Tapi ternyata jauh dialam bawah sadarku..,kebencianku menumpuk dan terus tumbuh menjadi dendam.
Yang pada akhirnya rasa kepercayaan, kasih sayang, kehidupan normal tidak ada lagi dalam diriku.

Pada awalnya aku berusaha terbangun dari semua itu, berkat dorongan seseorang.
Namun pada kebelakangan ini..rasa percayaku terhadapny mulai memudar..seiring rasa kecewa yang luar biasa..

Kini..
Bekas bekas luka di masa lalu, yang baru ditutup..
Semuanya terbuka kembali..
Rasanya jauh lebih menyakitkan dan terpuruk.

I've no one to show me the right way,
there's no body i can't trust..
I pass my life without a light,without a way..
Don't know how to through it normally actually.
Oldest and newest pain opened up and make the tears feel like a blood.

I do want rise me up..
But it so hard,
i need someone to take me up.
From this broken black hole.

I WAS BORN WITH A PAIN,
BUT I WANT DIE WITH A HAPPINESS.

I growed up with a black shadow named a past.
But i want through my life with a joy and look forward.

My other side always whisper to my self.
"keep hold on kiki, keep stand on the line ,u must believe there will something can help u..keep save it in ur heart,u will when u believe".

I don't want always be a savior of this broken.