Monday, March 8, 2010

beda atau sama?



Aku berada dalam wilayah kumuh,
terjepit dua pagar emas,
tak cukup ruang untuk kaki ku menjulur,
tak cukup juga untuk tubuhku merebah.

Hanya bisa merapat , tangan kiri dan kanan.
berjalan memiringkan badan,
untuk keluardari celah itu.

Aku juga bagian darimu,
hanya saja peranku untuk menghiasi panggung ini agar lebih bervariasi.
Aku juga sama sepertimu,
tapi jika aku bingal mungkin aku hanya butuh sedikit,
sedikit kehangatan seperti yang kau dapatkan.

Sebenarnya aku sungguh ingin tersenyum padamu.
tapi sedikitpun kau enggan menoleh.
Andai kau tahu mirisnya hatiku,
kau akan genggam tanganku, merangkul pundakku
walau penuh korengan , debu , dan bau yang tak jauh beda dengan sampah di selokan.


Aku berada dalam wilayah kumuh,
terjepit nasib dan kekuatan.
air diselkan sudah seperti air mataku
bau yang tercium menjadi parfum tubuhku.

aku sungguh ingin tersenyum padamu.
berduka hatiku hanya ludahmu yang menyapa celah sempitku ini.

0 comments:

Post a Comment