Friday, February 19, 2010

waktu yang merambat

Hari sudah siang,
teriknya matahari membalut hawa ruangan kian gerah.
dan sekarang pukul dua, mataku terkantuk-kantuk hampir menghantar mimpi.
Otakku terasa lelah, seperti kereta api yang masih ada cerobongnya.
Penuh,sesak oleh tumpukan kartu berisi agenda dan juga masalah.
jika benar harus ada Pak pos yang khusus mengantar surat untukku,
lelah lah pasti dan tak berkesudahan.

Hari makin siang dan beberapa jam lagi membenamkan matahari dari langit kota ini.
Memikirkannya saja sudah kalut,
banyak yang ingin diselesaikan.
ini fenomena alam buatan manusia sendiri,
Berputar,melakukan ini itu seperti tak pernah ada yang akan mengambil nyawa.

semakin terik saja,sepertinya matahari semakin bergembira akan masa dinasnya.
senang kah kamu hari ini ri?.
berbinar matamu hingga menghanguskan daun pohon, dan kulitku.
harusnya suasana hatiku ini sedang hujan,
takkan cepat memanas dan sumpek.


ingin kulukis hatiku yang serabutan.
serasa ingin mengerang, teriak hingga memuntahkan semua kotoran pengganggu.


duuuhh aku kira udah lama dan akan segera mengganti background dilangit...
masih lama ya ri?....



2 comments:

nancy said...

I don't understand the writing, sorry about that... but I do like your drawings and the layout of the blog is delish! :)

Rizki syahputra said...

hai nancy..i'm from indonesia..
well thank u so much..
i also do love ur drawing...
did u have facebook or yahoo messanger?...
keep in touch nancy :)
have nie day...

Post a Comment