Wednesday, February 24, 2010

TERSENYUM SAJA AYAH.


Ayah, biarkan aku berjalan dengan sendirinya,
memilih nama-nama jalan yang terpajang di satu tiang.
apa kamu malu ayah?, atau tak ingin melihat ku menderita lagi dan cepat bahagia?.
Aku berbeda ayah, sejak dilahirkan aku berbeda,
aku berbeda dari kumpulanku sendiri,
kadang aku sembunyi dibawah meja,kepala ku menunduk,
kadang aku ingin memberontak dan mengatakan jangan bedakan aku.

Biarkan aku pergi mencari kumpulan yang kuinginkan ayah,
saat ini memang tak ada yang bisa kamu banggakan,pada sahabatmu, keluarga,atau bahkan pada dirimu sendiri.
Kadang aku menangis melihatmu bingung,
bukan maksudku ayah, bukan.

Ayah dengarkan gadis kecilmu ini mengoceh.
ayah aku punya arti hidup yang berbeda,
aku tau mungkin kamu kurang suka,
tapi aku akan lebih tidak suka dengan diriku sendiri.
ini pemberian Tuhan kepadaku ayah.
aku lahir memang berbeda,
setiap manusia yang lahir tidak ada satupun aturan yang menyelimuti,
begitu juga aku.
tapi kumpulan manusia yang tidak tau daging nya dari mana,membuat semakin parah.

Ayah aku ingin bercinta dengan impianku,
bukan bercinta dengan manusia dan menjalani fase kehidupan yang tak kuinginkan.
bercinta manusia adalah bagian dari hidupku,
tapi bercinta dengan impian dan membuatmu tertawa adalah sepenuh hidupku.
tujuan hidupku,yang selalu membuatku berdiri tegak,walau kaki ku tertembak aku tetap merangkak,menyerepet untuk impian ku dan untukmu.

jahatku adalah aku
baikku adalah kamu ayah.

ayah, jangan pernah menyalahkan dirimu jika aku kurang beruntung,
jangan menangis jika aku jatuh,
jangan sakit hati jika aku disakiti.
tersenyum saja untukku ayah,

jangan lagi berjuang untukku,
tersenyum saja untukku ayah,

jangan menolak pilihan ku,
tersenyum saja ayah.

jika aku tak ada semangat dan jatuh,
jika aku menangis hingga meraung,
jika sakit hatiku dan kecewa,
itu semua hanya kurang senyummu untukku.


Ayah, aku sekarang sedang berjuang
tidak pernah ada yang mau menghargai dan menoleh pandangan mereka saat kita sedang berjuang,
yang mereka tahu hanyalah saat kita berdiri didepan panggung.
sekarang akus ama seperti mu dulu ayah,
aku tau deritamu,sakit hatimu,tangisan mu yang merindukan kampung halaman,
bekas luka ditubuhmu dan otakmu yang luar biasa cerdasnya.
aku ingin kamu kembali merasakan masa mudamu yang lalu, kuyakin pasti kamu akan sangat merasakan kepedihan ku ayah.
Aku berjalan seolah-olah sudah tertancap peluru di dada dan darah mengalir deras,
namun aku tetap berjalan.
sekarang aku tertatih-tatih menahan perih
janagn sampai aku mati dilantai beralaskan duri ini,
membuat ragaku juga merasakan.

Kata-kata mereka bagaikan peluru,
sudah menembak ke arahku untuk sekian lamanya,
dan untuk sekian lamanya aku menutup luka itu dengan tanganku.
agar kamu tak melihat, dan juga menahan derasnya darah.

Ayah,...tersenyum saja untukku..

Diriku saja yakin akan membawa mu kedunia fantasi ciptaanku,
aku akan tidur dipangkuanmu sambil merasakan angin lembut dan wewangian di hamparan padang bunga.
saat itu selesai tugasku dari Tuhan.
nama cina ku berarti "kiriman"

aku adalah kiriman Tuhan untukmu ayah,
untuk membuatmu melepas lelah di usia tua,
dan merasakan bahagia sebagai manusia yang memiliki anak.

Tersenyum saja  untukku ayah,
Tersenyum saja..

 

Tuesday, February 23, 2010

Pemberian




Friday, February 19, 2010

waktu yang merambat

Hari sudah siang,
teriknya matahari membalut hawa ruangan kian gerah.
dan sekarang pukul dua, mataku terkantuk-kantuk hampir menghantar mimpi.
Otakku terasa lelah, seperti kereta api yang masih ada cerobongnya.
Penuh,sesak oleh tumpukan kartu berisi agenda dan juga masalah.
jika benar harus ada Pak pos yang khusus mengantar surat untukku,
lelah lah pasti dan tak berkesudahan.

Hari makin siang dan beberapa jam lagi membenamkan matahari dari langit kota ini.
Memikirkannya saja sudah kalut,
banyak yang ingin diselesaikan.
ini fenomena alam buatan manusia sendiri,
Berputar,melakukan ini itu seperti tak pernah ada yang akan mengambil nyawa.

semakin terik saja,sepertinya matahari semakin bergembira akan masa dinasnya.
senang kah kamu hari ini ri?.
berbinar matamu hingga menghanguskan daun pohon, dan kulitku.
harusnya suasana hatiku ini sedang hujan,
takkan cepat memanas dan sumpek.


ingin kulukis hatiku yang serabutan.
serasa ingin mengerang, teriak hingga memuntahkan semua kotoran pengganggu.


duuuhh aku kira udah lama dan akan segera mengganti background dilangit...
masih lama ya ri?....



Fantasi basa basi


Tak terjamah sedikitpun rasa.

Tak terangkul lerung hati yangg penuh cinta.
Ini berarti kosong,ini berarti tak ada.
Hamparan padang kering yg membuatku seperti ini,
memaksa otak berimajinasi,dengan dimensi yang berbeda.
Fantasi hanya basa basi.
Tersenyum,menangis,dalam kotak emosi.
Aku tak sedang meneguk ekstasi.
Tapi Sadar tanpa hati.

Permainan yang berbahaya,jika salah hancur semua.
Kering kerontang kerongkongan menelan ludah,
pasti sakit rasanya bukan.
"Terpaksa", diri pun mengeles.
Tapi siapa yang tahu manusia, sekalipun dia dewa.
Siapa yang bisa mencium naluri duniawi,
tak berbau seperti parfum ataupun arak.



Tak ada yang bisa menebak,
memegang otak sempurna manusia
dan kadang fantasi tak bisa dibedakan dengan realita.
Tersenyum, menangis dalam kotak emosi.
fantasi hanya basa-basi bukan?.


Perasaanku sendiri mulai mengiba,
mata terpejam menahan perih,
"Jangan keluar,jangan keluar"
Perasaanku sendiri mulai mengiba
mengiba,mengiba,mengiba,
"hahahaha..."otakku berimajinasi memenuhi kotak emosi
luapan fantasi,
aku terbang dan terhempas meremuk jiwa,
teremuk jiwaku tapi mengambang kelam kabut didunia fana.

















































Wednesday, February 17, 2010

bualan hati


hari ini hujan..

aku membayangkan kau ada disampingku sayang.

hari ini hujan...
aku memandang wajahmu dalam tiap titian air yang turun.


sayang hari ini hujan..
hangat pelukmu melepas lelahku.

hari ini hujan sayang.
berkah Tuhan untuk tanah yang kering
sama sepertimu sayang.
aku basah penuh dengan cintamu.

begitu dingin sayang , aku ingin telapakmu yang sedikit kasar dan besar memelukku lembut.
Tapi sayang, jika aku benar didekapanmu air mataku tak berhenti keluar.
aku tak menyalahkan goresan sejarah dimasa lalumu,
aku menangis untuk awal perjuangan yang penuh senjata berbisa untukku dan untukmu.

hujan sedikit reda,
aku pun tertidur dalam bualan hatiku sendiri.
Terima kasih sayang.
cukup aku yang tahu.













Friday, February 5, 2010

Ini aku Tuhan




Tuhan,izin kan aku berdoa dgn memanggilmu dgn kata 'kau'
Tuhan,jika kau ada..dibaca ya..

Tuhan..jika kau ingin aku tumbuh menjadi gadis yang bijak..maka kuatkan lah..

Tuhan..jika aku terlalu lemah,berikan kekuatan untuk ku..

Tuhan,bukan aku menghujatmu mengatakan kau tidak ada..tapi hati ku yang hilang,perasaan ku yang kosong..tak bisa menemukanmu..

Tuhan,aku lelah untuk menyalahkan siapapun,dan juga kamu..
Karena aku akan salah jika melakukan itu.

Tuhan,tunjukkan aku arti normal dalam setiap tingkah ku..
Arti normal untuk hidupku..

Tuhan,aku jenuh untuk terus tertawa dengan menahan tangisan.
Aku jenuh untuk merasakan keramain dalam kehilangan jiwa ku.

Tuhan,susah ya..harus berjuang dalam kesendirian.

Tuhan..bagaimana aku bisa menyelamatkan adik kecilku,jika keadaanku begini..

Tuhan,bisa kah kau menyentuh pipiku saat aku membutuhkanMu..

Tuhan,semakin melangkah..aku semakin hilang..

Tuhan,izinkan aku melihat mereka yang kusayangi..

Tuhan,yang kuinginkan hanyalah kekuatan saat tidak ada yg menopang ku berdiri,
dan tak ada lagi tangisan gadis kecil dimalam hari saat ingin tidur.

Aku jenuh terlihat kuat dengan kelemahanku.

Aku jenuh dengan diriku yang penuh tipuan..

Monday, February 1, 2010

i'm princess . 'im the prince..

god , how stupid i'm..
God how sin i'm...
pardon me for everything ,..

midnight i'm afraid , midnight u seem so weird..
Midnight but u're closer one , midnight is united with my body.
ignore u just like i'm living within or without u.
i wish the wind will blowing me to somewhere i keep wishper to my soul..
less power , still struggle....
and i'm stronger . but all full obstacle..

all the rules , and the right..
yeaahhh..i'm screaming with flaty face.
i'm crying ,  the body keep bleeding..
drawn the name i hate , i love , and i miss..

Im the princess
im the prince

im ur left..
N im ur right..

Even i take the sun
n hold the moon..
My foodsteps on the ground
than push hands up touch the cloud..

The symetris of life,make ur line seems spiral.
Dividing the black n white..
Among the thicky smog..

Saw the tiny tornado was sweeping the leaves.
In a moment clear my sin.

I could count math,but too idiot to analyzing..
I stand up in the middle..
Let u gauge it which is perfect as u will.
I let the time driving my mind.
I let ur heart feel my soul.

Juz one message..
I Made this for you both.
Coz' im ur daughter ,also ur son.
Im one..n juz one.

i born as u wish and i die for ur bliss...